Director : Francis Lawrence
Writers : Kevin Brodbin
Stars : Keanu Reeves, Rachel Weizs, Shia LaBeouf, Tilda Swinton.
Publisher : DC Comics / Vertigo
" God always had a rotten sense of humor. And His punchlines are killers. "
-John Constantine
-John Constantine
Diangkat dari komik berjudul Hellblazer terbitan DC/Vertigo, Film ini mengisahkan tentang John Constantine. Dilahirkan dengan anugrah / kutukan nuntuk melihat dan menyadari kehadiran malaikat
dan iblis meskipun mereka sedang menyamar dalam wujud manusia biasa.
Hal ini menyebabkan constantine kecil frustasi dan memutuskan untuk melakukan bunuh diri.
Sayangnya ia selamat dari kematian dan harus hidup. Sebagai hukuman akibat bunuh diri ia dihukum untuk tinggal di neraka suatu saat nanti. Constantine yang gila merokok (sampai kena kanker
paru-paru!) sehari-hari punya pekerjaan memburu iblis dan juga
menerima panggilan untuk mengusir iblis atau setan kembali ke neraka, yang mencoba
mengganggu ketentraman dunia manusia dengan cara menyusup ke dalam tubuh
seseorang.
Menjelang akhir hidupnya karena penyakit paru parunya yang semakin memburuk, John bertemu dengan seorang detektif, Angela Dodson yang memminta bantuannya dalam mengungkap kematian saudara kembarnya yang menurutnya terjadi secara misterius.
Rasa penasaran
Angela untuk mencaritahu motif kematian saudara kembarnya membuat
Angela menemui Constantine untuk membantunya mencari dan menyelesaikan masalah
supranatural yang dihadapinya. Surga dan neraka terletak di bumi, dibalik
tembok-tembok bangunan dimana dimensi tersebut tidak terlihat oleh manusia.
Para iblis tidak dapat masuk ke dimensi manusia tetapi hanya dapat mempengaruhi
pikiran manusia melalui mahkluk keturunan iblis yang berfisik manusia. Itulah
aturan lama yang harus dipatuhi oleh iblis. Tidak hanya makhluk keturunan iblis
tetapi juga ada makhluk keturunan malaikat berfisik manusia yang membawa
kebaikan untuk menjaga keseimbangan di bumi. Tetapi aturan lama itu mulai
dilanggar oleh iblis. Dan ternyata bahwa kasus supranatural yang dihadapi
Constantine dan Angela ternyata juga melibatkan konspirasi persekongkolan
antara malaikat Gabriel dengan putra raja neraka Lucifer bernama Mamon yang
juga mencoba masuk ke dimensi manusia.
Constantine tampil cukup dark, lebih kelam, penuh kejutan layaknya film horror. film ini sangat sarat dengan elemen-elemen yang cukup mengerikan dan
penuh kejutan. Bahkan unsur kejutan itu sudah dimulai sejak film diawali
dengan penemuan tombak takdir (spear of destiny)
di daerah Mexico oleh penduduk setempat. Selanjutnya, ketegangan dan
berbagai kejutan hadir mewarnai hingga ujung film. Apalagi semua itu
masih didukung oleh efek visual yang cukup menakjubkan.
Setting kota yang ditampilkan, dan dengan suasana kelam semakin menambah kesan mistis dari film ini. Yang cukup menarik ialah ketika Constantine melakukan ritual untuk berkunjung ke neraka, latar waktu berubah menjadi cepat, membuat kita percaya bahwa 2 menit disana rasanya seperti seumur hidup.
Kehadiran Rachel Weisz yang berperan sebagai Angela Dodson cukup menyegarkan ketegangan yang merayap sepanjang film.
Angela minta bantuan Constantine untuk menyingkap kasus bunuh diri yang
dilakukan oleh saudara kembarnya, Isabel Dodson (diperankan juga oleh
Rachel Weisz). Ada adegan menarik antara Angela dan Constantine ketika
si polisi cewek itu harus direndam dalam bathtub agar kembali bisa melihat alam lain seperti masa kecilnya. Dengan adegan slo-mo dramatis, menontonnya seperti mengingat film The Matrix.
Yang menarik dari film ini adalah muatan yang terkandung dalam dialog-dialog
dan elemen-elemen pendukung sepanjang film. Sekilas sepertinya semuanya
sarat dengan muatan-muatan kepercayaan dari agama tertentu, tapi di sisi
lain tidak sedikit muncul sindiran-sindiran yang malah mempertanyakan
sejumlah konsep keagamaan. Dan ini tidak terbatas dalam
dialognya saja. Constantine yang
menolak anjuran Gabriel untuk cukup percaya saja kepada ‘seseorang’ agar
masuk surga, Constantine yang menolak mengkambinghitamkan iblis sebagai
penyebab adiknya Angela bunuh diri, masuk surga atau neraka bukan sudah
ditentukan terlebih dahulu tetapi tergantung tindakan seseorang
(Constantine yang dari awal dicap Gabriel menjadi penghuni neraka
tiba-tiba bisa masuk surga karena tindakannya yang rela berkorban),
hingga dugaan konspirasi adanya taruhan terhadap nasib manusia. Muatan yang cukup berat namun membuat film ini
jadi ‘berisi’.
Dengan perolehan Box Office yang cukup lumayan hingga sepuluh tahun lebih sampai saat ini, sekuel Film Constantine tak kunjung dibuat, Bahkan proyek Justice League Dark yang menjadi League untuk Constantine dkk dalam ranah supranatural DC pun sempat harus ditunda. Semoga bukan untuk 10 tahun kedepan. Semoga.
Verdict : 7/10


No comments:
Post a Comment